Kenapa Bayi Tidur dengan Mata Terbuka

Last Updated on 1 bulan by masdoni


Kebanyakan orangtua senang melihat bayi tidur dan memperhatikan setiap hal kecil yang terjadi pada buah hati. Salah satu hal yang mungkin membuat Mums bingung adalah saat melihat si kecil tidur dengan mata terbuka.

 

Beberapa bayi tidur dengan mata sedikit terbuka. Sebagian lain tampak seolah mereka benar-benar menatap Mums. Jika si kecil juga mengalami hal ini, Mums mungkin bertanya-tanya, apakah ini adalah hal normal? Haruskah Mums membangunkan si kecil? Atau, biarkan mereka terus tidur? Untuk membantu menjawab keresahan Mums, baca informasi berikut hingga tuntas!

 

Baca juga: Sleep Training pada Bayi, Kenali Manfaat, Kapan, dan Cara Melakukannya

 

Kenapa Bayi Tidur Dengan Mata Terbuka?

Istilah medis untuk tidur dengan mata terbuka ialah lagophthalmos nokturnal. Sebagian besar lagophthalmos nokturnal pada bayi sebenarnya adalah lagophthalmos fisiologis, yang artinya tidak memiliki kondisi medis dan tidak menimbulkan gejala apa pun.

 

Tidur dengan mata terbuka sebenarnya umum dialami oleh orang dewasa dan bayi. Sebagian kondisi ini menurun dalam keluarga.

Umumnya, kita tidur dengan kelopak mata tertutup untuk menghalangi cahaya dan menjaga mata tetap lembap. Namun, ada beberapa alasan mata bayi tetap terbuka saat tidur:

1. Keturunan

Sebagian alasan dari tidur dengan mata terbuka mungkin bersifat genetik atau keturunan. Jadi, jika ada anggota keluarga Mums yang terbiasa tidur dengan mata terbuka, bayi mungkin mewarisi sifat ini juga. Mums dan Dads juga sebaiknya memeriksakan diri untuk mengetahui apakah Mums atau Dads tertidur dengan mata terbuka, karena terkadang orang tidak sadar jika memiliki kondisi ini.

Baca Juga:  Cara Melatih Anak Agar Menjadi Pribadi yang Pemaaf

 

2. Perkembangan selama tidur tahap REM

Mata cenderung bergerak saat sedang berada dalam siklus tidur rapid eye movement (REM). Tidur dengan mata terbuka juga cenderung terjadi pada siklus REM.

Otak dan sistem saraf bayi masih berkembang, dan menghabiskan lebih banyak waktu tidur mereka pada siklus ini daripada orang dewasa. Akibatnya, mata bayi lebih banyak bergerak dalam tidurnya. Pada saat inilah orang tua cenderung memperhatikan bahwa mata bayi mereka tampak terbuka saat tidur.

 

Baca juga: Bayi Suka Banget Lihat ke Atas, Karena Ini Alasannya

 

3. Kondisi medis

Masalah kesehatan yang berkaitan dengan tidur dengan mata terbuka jarang terjadi pada bayi. Jika si kecil juga mengalami kesulitan menutup mata saat terjaga di siang hari atau memiliki mata kering, merah, atau iritasi setelah bangun tidur, Mums harus berkonsultasi dengan dokter anak.

 

Dalam kasus yang jarang terjadi, tidur dengan mata terbuka dapat disebabkan oleh kelainan bawaan sejak lahir pada kelopak mata bayi. Ini bisa disebabkan oleh kondisi medis, seperti kerusakan saraf wajah, gangguan tiroid, hingga tumor. Terkadang, pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki masalah.

 

Apa yang Harus Dilakukan Mums?

Seringkali, bayi yang tidur dengan mata terbuka bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, Mums mungkin akan bertanya-tanya adakah hal yang bisa dilakukan untuk membuat si kecil tidur dengan mata tertutup? Inilah strategi yang dapat Mums lakukan:

  • Perlahan tutup kelopak mata si kecil dengan ujung jari Mums sampai tertutup. Pastikan si kecil tidur nyenyak saat Mums melakukannya.
  • Tetapkan siklus makan dan tidur yang teratur sehingga si kecil terbiasa dengan rutinitas dan belajar tidur tanpa interupsi.
  • Jika bayi sulit tidur, Mums dapat membantunya rileks dengan memandikannya dengan air hangat, bernyanyi, menimang-nimang, atau mengayunkannya dengan lembut hingga tertidur.
  • Biarkan bayi tidur dengan posisi telentang karena ini meningkatkan sirkulasi udara yang cukup di sekelilingnya. Jauhkan boneka mainan, selimut, bantal dari tempat tidur si kecil.
  • Pastikan si kecil berada di ruangan dengan suhu yang hangat dan gelap saat Mums menidurkannya. Dengan cara ini, ia tidak akan terganggu jika matanya tidak bisa menutup sepenuhnya.
  • Bawa bayi ke dokter mata untuk diperiksa. Ini berguna untuk memastikan mata si kecil cukup lembap dan korneanya tidak rusak. Dalam beberapa kasus, aplikasi tetes mata mungkin diperlukan untuk mencegah kerusakan kornea. 
Baca Juga:  Mata Newborn Terlihat Juling, Normal atau Tidak?

Jadi, Mums tidak perlu khawatir jika si kecil tidur dengan mata terbuka. Yang terpenting, si kecil tidur dengan nyenyak dan tidak terganggu. Namun, jika ada hal yang mengganjal benak Mums, merupakan ide yang bagus untuk membawa si kecil ke dokter.

 

Baca juga: Bolehkah Bayi Tidur Miring, Berbahaya Enggak Ya?

 

 

 

Sumber:

Healthline.com. Baby-sleeps-with-eyes-open

Wonderbaby.org. Baby-sleeping-with-eyes-open

 Parenting.firstcry.com. Baby-sleeps-with-eyes-open-is-it-worrisome

 

 

 





Sumber

About Author

Assalamu'alaikum wr. wb.

Hello, how are you? Introducing us Jatilengger TV. The author, who is still a newbie, was born on August 20, 1989 in Blitar and is still living in the city of Patria.