Ternyata, Ini Penyebab Investasi Sebesar Rp708 Triliun Mangkrak

By | 20/06/2022

Ternyata hal tersebut menjadi alasan penghentian sementara investasi sebesar Rp 708 triliun itu.

Dengan total Rp 708 triliun, pemerintah mengejar masalah investasi dengan nilai potensial Rp 32,5 triliun.

Bhima Yudhistira, Direktur Center for Economic and Legal Studies (CELIOS), mengatakan ada empat faktor utama yang menyebabkan penangguhan komitmen investasi.

Pertama, situasi ekonomi global menghadapi tantangan tidak hanya karena epidemi Jovid-19, tetapi juga karena perang dagang antara AS dan China.

Bhima mengatakan beberapa investor mencoba mengukur atau menghitung ulang faktor risiko jangka pendek dan jangka panjang dari 2020 hingga 2021.

“Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai negara berpenghasilan tinggi, kini kembali menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah. Hal ini menyebabkan terhambatnya investasi di Indonesia,” kata Bima Bisnisa. Minggu (19.19). 6/2022):

Yang kedua adalah izin komersial yang kurang optimal, meskipun ada undang-undang tentang penciptaan lapangan kerja.

Menurut dia, putusan MK tersebut menjadi kendala untuk mendapatkan kepercayaan investor terhadap implementasi undang-undang penciptaan lapangan kerja.

Selain itu, sejumlah pemerintah daerah (Pemda) masih kesulitan mengadaptasi aturan perizinan yang terintegrasi dengan Single Online Submission (OSS).

Tim investasi juga ditemukan gagal menarik investasi bermasalah di masa lalu. Masalah investasi mempengaruhi kementerian multilateral karena ego industri terkadang masih menghalangi masuknya investasi baru ke Indonesia.

Keempat, pembebasan lahan yang menjadi kendala utama di sejumlah proyek. 40% belanja infrastruktur terkait dengan proses pembebasan lahan.

“Mahalnya harga tanah menjadi masalah besar karena tumpang tindih aturan, sedikitnya inisiatif pemerintah daerah, dan banyak jalur tanah yang menunggu perbaikan,” kata Bhima.

Sementara pemerintah telah membentuk satuan tugas untuk mempercepat investasi, pemerintah Bima mendesak pemerintah daerah untuk melibatkan BKPM dalam pekerjaan tim penuntutan. Menurut Bhimaya, peran pemerintah daerah sangat penting dalam memberikan bantuan teknis agar lebih memahami kondisi wilayahnya.

Baca Juga  Memiliki Tujuan Investasi Yang Jelas Bisa Tangkal Investasi Bodong Daily

Strategi lainnya adalah merebut bola dengan mengaktifkan peran kedutaan atau figur komersial di negara calon investor.

“Anda tidak bisa pasif, calon investor perlu dikawal dengan hati-hati untuk masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Partisipasi aktif Indonesia dalam forum bilateral seperti G20 juga dapat dijadikan sebagai strategi mengatasi stagnasi investasi. Secara khusus, mencakup program investasi jangka panjang negara mitra, khususnya program investasi di bidang kesehatan, sumber energi terbarukan (RES) dan pangan.

Terakhir, kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola perizinan terpadu perlu diperkuat agar perizinan lebih cepat tersinkronisasi dengan OSS.

Lihat berita lainnya artikel di Google Berita

Tonton video pilihan di bawah ini.

Konten premium Nikmati konten premium untuk informasi lebih lanjut. Pendaftaran Masuk:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.