Pengamat: Investasi Di GoTo Bukan Untuk Cari Cuan Harian Atau Mingguan, Melainkan Prospek Jangka Panjang

By | 22/05/2022
Investasi Di Goto Bukan Cari Cuan Harian Atau Mingguan Tapi Prospek Ke Depan

Monitor: Berinvestasi di GoTo bukan untuk pendapatan harian atau mingguan, tetapi untuk jangka panjang. Sejumlah perusahaan tercatat sebagai investor dan pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Direncanakan untuk memperluas kerjasama dan kemitraan strategis, yang akan meningkatkan nilai tambah GoTo dan perusahaan yang akan menjadi investor.

Seperti diketahui, momentum saham GOTO dalam posisi dinamis melemah akibat penawaran umum perdana (IPO) sejak pertama kali muncul di bursa. Hal itu juga berimbas pada nilai investasi sejumlah perusahaan GoTo, seperti PT Telkom dan Astra.

Namun, pada akhir Jumat (20/5/2022) pergerakan saham GOTO sangat menarik di harga Rp 304 per saham. Angka ini naik dari harga awal Rp 280 per saham.

Jika tren berlanjut dan tumbuh, mungkin ada potensi pendapatan atau uang tunai untuk saham GOTO.

(Monitor: Investasi di GoTo bukan untuk pendapatan harian atau mingguan, tapi untuk jangka panjang per awal 2022 pendapatan Telkom adalah Rp 35,2 triliun)

Peninjau pasar modal Reza Priampada berpendapat bahwa ketika berinvestasi di GOTO, perusahaan harus memisahkan jenis investasi dalam bentuk investasi komersial dan investasi dalam bentuk nirlaba.

Memilih jenis investasi yang terkait dengan aktivitas perusahaan, Reda mengatakan investor tidak boleh terlalu terpaku pada harga saham yang tinggi.

"Yang terpenting perusahaan investasi tetap bekerja dan terus mengembangkan bisnisnya. (Investor bisa) fokus pada kelangsungan, pengembangan dan perluasan perusahaan," kata Reda dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu. , 21 Mei. 2022).

Di sisi lain, investor nirlaba lebih cenderung menghasilkan keuntungan jangka pendek. Sebagai aturan, mereka memiliki tujuan yang ingin dicapai.

Investor ini biasanya tidak menyadari hasil perusahaan dalam pengembangan dan ekspansi perusahaan.

Baca Juga  MAMI Dinobatkan Sebagai Manajer Investasi Terbaik Kontan

(Pengamat: Investasi di GoTo bukan untuk pendapatan harian atau mingguan, tapi untuk jangka panjang. Menneg: Telkom dan Telkomsel harus berinovasi untuk ekosistem digital Indonesia)

Menurut Red, perusahaan yang berinvestasi di GOTO tidak melihat pertumbuhan harga saham jangka pendek, tetapi potensi bisnis jangka panjang.

Inilah yang dilakukan Telkom. Untuk meningkatkan produktivitas kedua belah pihak, Telkom mengandalkan potensi jangka panjang dan kerjasama dalam ekosistem GoTo untuk menciptakan aliran pendapatan baru dan meningkatkan nilai bisnis di masa depan.

Telkom fokus mengembangkan dan memperluas ekosistem GoTo. Reda menjelaskan bahwa mereka fokus pada jangka panjang dan tidak hanya peduli pada keuntungan harian atau mingguan.

Dapatkan pembaruan pilihan harian dan berita terbaru dari Kompas.com. Ayo gabung di grup update berita Telegram Kompas.com, caranya buka https://t.me/kompascomupdate, lalu gabung. Pertama, Anda perlu menginstal program Telegram di ponsel Anda.

Lupakan Grant Cardon: Penghasilan Pasif untuk Orang Biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.