MUI Bicarakan Peluang Usaha Dengan Pengusaha Muslim Rusia Republika Online

By | 20/06/2022

MUI Jalin Kerjasama dengan Aktivis Muslim Rusia

MUI Bahas Peluang Bisnis dengan Aktivis Muslim Rusia Republika Online, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima tamu dari Rusia di bawah arahan Albert Kurganov dari Mufti Agung Rusia. Dalam pertemuan tersebut, MUI membuka peluang kerjasama dengan pengusaha atau pengusaha ekonomi Rusia.

Waketum MUI KH Marsoud Syuhud, Wakil Presiden RI, mengatakan, kedatangan Mufti Besar Rusia beserta rombongan, terutama kedatangan para pengusaha, merupakan tujuan utama silaturahim. Insya Allah perusahaan akan menjadi Sheilat Fikri, kemudian Shelatul Amal Amal.

“Saya beberapa kali mengunjungi Rusia, saya diminta untuk berbicara tentang ekonomi Islam Rusia, dan saya melakukan perjalanan ke Rusia,” kata Kia Marsudi pada hari Jumat bahwa kedatangan mufti Rusia itu merupakan tambahan yang disambut baik di markas universitas. . . 2022/06/17):

Dikatakannya, yang terjadi pada pertemuan MUI dengan Mufti Besar Rusia itu adalah kerjasama orang tua dari pondok pesantren (Incopontre). Insya Allah, pengusaha Rusia akan dapat bekerja sama dengan Komite Ekonomi "Inkopontran" dan "Universitas".

Kia Marsudi mengaku sangat senang jika upaya dan kemitraan tersebut dapat terwujud. Dia mengucapkan terima kasih kepada Mufty Rusia dan rombongannya karena datang ke universitas dengan itikad baik.

Tokoh Nahdlatul Ulama ini menambahkan bahwa MUI merupakan wadah atau rumah bagi seluruh ormas Islam di Indonesia. MUI berkantor dari pusat sampai kecamatan, dengan kantor di kecamatan dan kelurahan/pinggiran kota.

Menurut saya, ini memfasilitasi kerjasama ekonomi di pusat dan di semua daerah. “Kalau pembangunan ekonomi di suatu daerah bisa dikaitkan dengan MUI di daerah itu,” kata Kiai Marsudi.

Di tempat yang sama, Jenderal Mohamed El-Sakry, Ketua Dewan Direksi Encopuntern, mengatakan pihaknya ingin membangun masyarakat yang kooperatif dengan pengusaha Muslim di Rusia. Kemitraan ini meliputi perdagangan, pertambangan, pengembangan sumber daya manusia, dll dapat dilakukan di daerah.

Baca Juga  Support Personal Health and Wellness With Your Online Calendar

"Yang paling penting adalah kami ingin memanfaatkan momentum dari sudut pandang ekonomi, dan bahwa kami tidak boleh terlibat dalam politik internal Rusia-Ukraina mereka. Ini bukan tugas atau urusan kami." kata Sukkari.

Dalam pertemuan dengan MUI, Krganov menjelaskan situasi umat Islam di Rusia. Ia mengatakan, struktur lembaga Islam di Rusia sangat mirip dengan yang ada di Indonesia. Di Indonesia ada Nahdlatul Ulama Muhammad, ada juga ormas Islam di Rusia, dan semuanya tergabung dalam tiga lembaga regional.

"Semuanya (Organisasi Islam Rusia) bekerja sama untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan kegiatan Islam lainnya," kata Krganov.

Gelderslev yang hebat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.