Makanan yang Meningkatkan Sistem Imun Ibu Hamil

Last Updated on 1 bulan by masdoni


Salah satu cara untuk menjaga kesehatan saat hamil adalah mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan sistem imun. Lalu, apa saja makanan yang meningkatkan sistem imun ibu hamil?

Makanan-makanan sehat yang kaya antioksidan seperti buah, sayuran, whole grains, penting dikonsumsi untuk menjaga sistem imun ibu hamil. Berdasarkan penelitian, berikut sejumlah makanan yang meningkatkan sistem imun ibu hamil!

 

Baca juga: Alami Keguguran Lebih dari 1 Kali, Apa yang Terjadi?
 

Makanan yang Meningkatkan Sistem Imun Ibu Hamil!

Supaya Mums tidak mudah sakit saat hamil, coba konsumsi makanan-makanan ini:

 

Ikan

Ikan mengandung asam lemak omega-3 dan lemak sehat lainnya yang dapat meningkatkan aktivitas sel darah putih. Ada beberapa jenis omega-3s, seperti DHA dan EPA. Beberapa kacang-kacangan dan minyak sayur mengandung ALA. Tubuh bisa mengubah ALA menjadi EPA dan DHA, namun lebih efisien jika EPA dan DHA dikonsumsi langsung dari makanan.

Omega-3s juga memiliki peran dalam produksi senyawa yang mengontrol imunitas tubuh dan membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat reaksi berlebihan terhadap infeksi. Cara terbaik untuk mendapatkan asam lemak omega 3 adalah DHA dan EPA, yaitu dengan mengonsumsi ikan berlemak, seperti tuna dan salmon.

 

Yogurt

Saat memilih yogurt, pilihlah jenis yang paling Mums sukai. Penting juga mengonsumsi beragam yogurt yang mengandung bakteri aktif. Kalau Mums memilih yogurt plain, tambahkan buah-buahan, sehingga rasanya lebih menyegarkan.

Baca Juga:  Cara Mengobati Tak Bisa Tidur

Bakteri aktif di dalam yogurt, seperti lactobacillus acidophilus, dapat membantu mencegah demam dan infeksi lain, meskipun lebih banyak penelitian dibutuhkan untuk mengonfirmasinya. Yogurt juga merupakan sumber protein yang baik. Protein digunakan tubuh untuk memproduksi sel darah putih.

 

Baca juga: Atasi Kulit Wajah Kusam dan Jerawatan Selama Hamil dan Menyusui!
 

Daging Ayam dan Daging Tanpa Lemak

Makanan-makanan tinggi protein, seperti daging ayam dan daging tanpa lemak, tinggi kandungan zinc, yaitu mineral yang meningkatkan sel darah putih dan sel T, yang berperan melawan infeksi. Makanan sumber zinc lainnya diantaranya, kacang-kacangan, cereal yang difortifikasi.

 

Sayuran yang Berwarna Terang

Karotenoid seperti beta karoten merupakan antioksidan penting yang dapat meningkatkan fungsi sistem imun. Karotenoid biasanya terkandung di dalam sayuran dan buah berwarna kuning terang, orange, dan merah. Namun, karotenoid juga terkandung di dalam buah dan sayuran berwarna hijau.

Inilah kenapa penting mengonsumsi beragam buah dan sayuran beragam warna karena beragam jenis karotenoid yang bekerja bersama dipercaya dapat meningkatkan sistem imun.

 

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya protein, vitamin, dan mineral. Kacang-kacangan juga kaya antioksidan seperti vitamin E, asam lemak omega-3, dan zinc. 

 

Berries

Berries kaya akan vitamin C dan bioflavonoid, zat fitokimia yang terkandung di dalam buah dan sayuran dan bekerja sebagai antioksidan, sehingga membantu mencegah kerusakan pada sel. Satu cangkir stroberi mengandung sekitar 100 miligram vitamin C, jumlah tersebut hampir sama dengan jumlah dalam satu cangkir jus jeruk. Buah berry berwarna gelap seperti blueberry juga tinggi kandungan bioflavonoid. 

 

Jamur

Jamur dikenal dengan khasiatnya dalam membantu mencegah dan meredakan batuk pilek, flu, dan infeksi lainnya. Penelitian pada jamur segar, jamur kering, dan ekstrak jamur menunjukkan bahwa jamur seperti shiitake bersifat antibakteri.

Baca Juga:  Anak Stunting Miliki Masa Depan Suram

 

Baca juga: Anak Stunting Miliki Masa Depan Suram, Cegah dengan Tiga Cara Berikut!
 

Sumber:

Very Well Family. 10 Foods to Boost Your Immune System. Agustus 2022.
National Institutes of Health. Office of Dietary Supplements. Omega-3 fatty acids: Fact sheet for health professionals.





Sumber

About Author

Assalamu'alaikum wr. wb.

Hello, how are you? Introducing us Jatilengger TV. The author, who is still a newbie, was born on August 20, 1989 in Blitar and is still living in the city of Patria.