Komplotan Investasi Bodong Alat Kesehatan Ditangkap Polisi ANTARA

By | 08/06/2022
Investasi Bodong Wanita Ini Tipu Korbannya Hingga Miliaran Rupiah

Karena mereka terlibat dalam penipuan investasi

JAKARTA (Antara) – Polres Metro Jakarta Barat menangkap tim yang diduga melakukan penipuan alat kesehatan (Alexis) di bawah naungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Enam tersangka sudah kami tangkap yaitu YF, YD, NH, REP, SK dan AS," kata Kapolres Jakarta Barat Paul Pasma Royce dalam keterangannya di Mapolres Jakarta Barat. .

Pashma mengatakan para tersangka memiliki peran dalam menjalankan tugasnya.

Bagi tersangka, YF dan YD telah berperan di pasar atau dalam pencarian mangsa.

NH berperan dalam menyimpan uang untuk para korban.

Polisi sita peralatan medis Polisi tangkap mantan penipu pegawai bank

Selain itu, REP adalah direktur PT RBS, direktur SK-PT RBS, dan direktur PT SM karena menggelapkan uang dari korban AS.

Semuanya berawal ketika YF menaikkan standar di media sosial dengan investasi untuk membeli peralatan medis dari beberapa rumah sakit pemerintah.

Saat Anda mengunggah, YF memutuskan atas nama BNPB untuk menjelaskan kepada Anda apa yang telah Anda lihat.

REP membantu kemajuan investasi penipuan ini dengan bertindak sebagai direktur pelaksana YF.

Dia mengatakan mereka yang telah berinvestasi dalam mempromosikan tersangka akan mendapatkan pengembalian 20% dalam waktu sebulan.

Teori konspirasi investasi untuk penipuan Lucky Star yang ditangguhkan

"Tersangka punya alasan lain untuk mencari untung lebih dan menginvestasikan jaring dengan margin keuntungan 20%," katanya.

Tawaran itu akhirnya menarik perhatian beberapa investor, yang setuju untuk memberikan total 22 miliar bir kepada tersangka.

Sejak September 2021, modal telah disalurkan secara bertahap dengan puluhan korban. Uang itu dicuci oleh orang-orang Amerika yang dicurigai.

Awalnya korban mendapat untung 10% per bulan. Namun, hingga akhir Desember 2021, para korban tidak menerima bantuan yang dijanjikan.

Baca Juga  Jared Kushner Diselidiki Terkait Investasi Saudi di Perusahaan Baru

Atas kecurigaan tersebut, para korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat.

Teori konspirasi penipuan investasi polisi Teori konspirasi antara keduanya untuk menghindari jebakan investasi penipuan untuk Polda Metro Jair.

Penyelidik menemukan bahwa perusahaan investasi milik tersangka itu curang atau tidak resmi.

Polisi akhirnya melacak keenam tersangka dan menangkap mereka di berbagai lokasi.

Tersangka YF dan YD ditangkap pada Sabtu (14 Mei) di Indramayu, Jawa Barat.

Tersangka, N.Kh., RE dan SK, juga ditangkap di kawasan Jakarta Barat sejak Jumat (20 Mei) hingga Selasa (24 Mei), dan AS ditangkap di kawasan Bank Belitung pada Selasa (24 Mei).

Polisi menggerebek sebuah apartemen di kawasan Singarkareng tempat para tersangka berkantor.

Pada April 2022, polisi menangkap 7 agen investasi tak berizin.

Polisi menemukan Rs 452 juta, delapan ponsel, laptop, sepeda motor, dua tas merah, lima uang kertas emas senilai Rs 20 juta bir, 10 buklet, 10 kartu ATM, empat kartu bank dan empat sertifikat apartemen.

Keenam tersangka divonis empat tahun penjara berdasarkan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP.

Reporter Lite Walda Morrison Editor Lite Eddie Sujatmiko Hak Cipta © ANTARA 2022

Polisi telah menangkap empat petugas polisi atas tuduhan penipuan kesetaraan kriminal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.