Kiat Ala Wijaya Dahlan, Direktur Dafam Property Indonesia Kontan

By | 19/06/2022
Chart Dan Kutipan Indeks Idx30 Tradingview

Reporter: Sugen Aji Suvenerso Diterbitkan oleh Wahiu T. Rahmawati

Alla Vijaya Dahlan, Direktur Dafam Properties Indonesia Canton – Jakarta memberikan saran. Berada di dunia bisnis bukan berarti Vijay Dalani akan langsung sukses berinvestasi di pasar modal. Pria yang kini menjabat sebagai direktur PT Dafam Property Indonesia TBK (DFAM) itu paling menderita.

"Namun, jika melihat RUU itu, masih rugi," akunya saat ditemui Kontan.co.id, Rabu (15/6).

Namun, Vijaya mulai merambah dunia investasi pada usia 5 tahun saat ia dikenalkan kepada teman-temannya. Saat pertama kali terjun ke dunia ekuitas, pria Peklong ini menggunakan tabungannya untuk langsung masuk ke indeks Hang Seng Hong Kong Stock Exchange.

Tips Alla Vijaya Dahlan, Dafam Properties Indonesia, mengandung emas, perak dan bitcoin. CEO Robert Kiyosaki menunjukkan investasi terbaik sejauh ini

Ia mengenang, selama beberapa minggu ia hanya sibuk memantau gerak-gerik aksinya. "Dia terbang begitu banyak sehingga Anda tidak bisa tidur, jadi Anda menontonnya selama berminggu-minggu dan akhirnya jantung Anda tidak menjadi lebih kuat," candanya.

Meski merugi, Vijaya ingin terus berinvestasi di saham. Bahkan, dia mengaku tabungannya habis karena kehilangan aset. Namun, ia tidak menyesalinya, karena menurutnya proses belajar berlangsung melalui pengalaman.

Namun, tidak ada konteks ekonomi untuk kemenangan. Bahkan, dia mengaku tidak kuliah, melainkan hanya lulus dari Guangzhou Jin University dengan gelar Bachelor of Arts.

Tips Untuk Vijaya Dahlan, Dafam Properties Indonesia Cash Wealth TP Mercy, 10 aset pendanaan Indonesia minggu ini hadir.

Belajar dari pengalamannya, Vijayan berusaha mempelajari berbagai hal tentang berinvestasi di saham. Dari sana, dia terinspirasi oleh Luo Heng Hong, jadi dia menutup bisnisnya hari demi hari. Victory memutuskan untuk menginvestasikan sahamnya sebagai tabungan jangka panjang.

Baca Juga  Maksimalkan Keuntungan Dengan Strategi Investasi, Begini Caranya.... Daily

"Jadi kebijakan saya adalah memilih perusahaan yang tepat untuk berinvestasi di saham. Jangan mengikuti buku-buku yang diposting di website perusahaan karena banyak yang tidak cocok dengan area itu," katanya.

Dari situ, ia menganggap dirinya sebagai investor konservatif karena fokusnya pada jangka panjang. “Karena bisa memikirkan masa depan, anak cucu, jaring pengaman sangat penting,” katanya.

Tips Alla Vijaya Dahlan, CEO Dafam Properties Indonesia Canton Wall Street, ambruk setelah aksi jual kemarin

Seorang pria, lahir pada tahun 1986, selain saham, mulai berinvestasi dalam bisnis. Vijayan mengatakan bahwa setelah kembali dari China, dia mencoba peruntungannya di tempat kerja. Hal ini menjadi motivasinya karena orang tuanya adalah pengusaha terdidik.

Setelah kembali ke Indonesia pada tahun 2006, ia mulai mencoba berbagai jenis bisnis. “Saya mencoba sendiri di industri otomotif, saya di bidang jamu, saya membangun pabrik, lalu saya membeli produk, hasilnya tidak berhasil, tetapi itu adalah proses pelatihan saya,” katanya.

Baru kemudian, pada tahun 2009, ia bertemu dengan mitra yang tepat dan mulai bekerja di industri perhotelan. Dia kemudian bergabung dengan dua bersaudara dan mulai menjual properti hingga hari ini. Misalnya, Wijaya saat ini memfokuskan portofolio investasinya pada 80% real estate – 20% ekuitas.

Pengurus Besar Alla Bijay Dahlan, Direktur Dafam Property Indonesia. Kontan Ekonomi AS Prediksi Penurunan pada 2023, S&P 500 Bisa Turun 40%

Setelah meninjau pengalaman investasinya yang beragam, Vijayan menyarankan untuk memulai investasi jangka panjang. Tantangannya adalah memilih perusahaan yang berkelanjutan dengan potensi yang baik.

Belajar dari karakter inspiratifnya. "Jika kita melihat serikat pekerja besar seperti Luo Khen Hong yang telah berinvestasi sejak 1980-an dan sekarang jumlahnya meningkat," katanya.

Baca Juga  Harus Paham Dulu, Investasi Harus Pakai Uang 'Dingin' CNBC Indonesia

Mengelola emosi juga penting, terutama bagi investor baru. Karena investor yang tidak berpengalaman seringkali tidak sabar dan ingin lebih. “Secara umum, jika Anda untung, Anda harus meningkatkan nilai nominal Anda, dan jika Anda kalah, kerugiannya secara otomatis menjadi lebih besar,” katanya.

Tips Alla Vijaya Dahlan, Direktur Dafam Properties Indonesia Canton, Musim Dividen Kembali, Rasio Dividen Tinggi 20 Menarik untuk Disimak

Maka Vijayan menawarkan diri untuk mengenal perusahaan yang diwakilinya. Misalnya, program stabilisasi apa yang akan dilaksanakan? Menurutnya, ini penting untuk investasi jangka panjang.

“Saya pribadi sudah memelihara lima perusahaan dari bidang yang berbeda, sudah lama saya pertahankan,” pungkas Vijayan.

Lihat artikel berita lainnya di Google Berita.

Lindungi diri Anda, dapatkan voucher gratis.

Dukungan Anda akan memperkuat keinginan kami untuk menyediakan artikel yang bermanfaat dan berkualitas.

Sebagai bentuk apresiasi Anda, Anda akan menerima voucher donasi gratis yang dapat Anda gunakan untuk membeli dari toko KONTAN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.