BTPN Syariah Akhirnya Rintis Bisnis Modal Ventura, Tepat Atau Telat Nih?

By | 17/06/2022
Resmi Berbisnis Modal Ventura Ini Rekomendasi Analis Atas Saham Btpn Syariah

BTPN Syariah akhirnya memulai bisnis modal ventura, benar atau terlambat? , YOGYAKARTA – PT BTPN Syariah Ventura resmi beroperasi. PT BTPN adalah perusahaan modal ventura yang dimiliki oleh Syariah Tbk. Hal ini menyusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 4 – 6 tahun yang lalu menerbitkan sebuah perusahaan modal ventura.

Jadi, apakah ini saat yang tepat atau sudah terlambat bagi bank untuk berinvestasi modal ventura?

Ade Fuzan, Direktur Utama BTPN Seria Ventura, mengatakan sudah terlambat membangun modal ventura yang ditentukan oleh prioritas perusahaan.

Menurut dia, ketersediaan PT BTPN Syariah Ventura tepat waktu, yakni untuk mempercepat digitalisasi induk perusahaan, PT BTPN Syariah Tbk. Dan menciptakan ekosistem digital hukum Syariah.

“Tujuan mendirikan bisnis ini sangat-sangat spesifik. [Ibu] sangat jelas membantu bank,” tambah Aden, Kamis (17/6).

Dikatakannya, selama ini sumber daya yang dimiliki BTPN Syariah difokuskan untuk membangun ekosistem Syariah digital, internal dan eksternal, sedangkan prosesnya sudah mencapai tahap tertentu, perusahaan memiliki sumber daya yang kuat untuk maju, perusahaan sedang membangun ventura. modal.

"Jadi belum terlambat atau tidak, tapi kita sudah tentukan benchmarknya," kata Aden.

Ia menambahkan, yang menarik dari BTPN Syariah Ventura adalah perusahaan modal ventura ini akan menjadi investor strategis, bukan investor umum atau investor yang mencari penilaian.

Tujuan berinvestasi dalam pembukaan BTPN Syariah Ventura adalah untuk membantu pertumbuhan BTPN Syariah.

Dengan total modal Rp 300 miliar, lanjut Aden, perusahaan akan bijak berinvestasi di start-up berkualitas. Proses investasi dilakukan dengan sabar, tanpa tergesa-gesa.

"Kami keluar dengan [startup] Dagangan sebelum mereka menjadi terkenal seperti sekarang. Kami akan mempertimbangkan tindakan lain yang masih kecil, tetapi memiliki potensi, yang kami tahu dapat menyelesaikan masalah," kata Ad.

Baca Juga  Geber Ekspansi Bisnis, Jaringan Apotek Waralaba Nasional Grand Opening Serentak 35 Gerai

Dikatakannya, seluruh nasabah BTPN Syariah yang berjumlah sekitar 6 juta nasabah berencana memanfaatkan Dagangan untuk menambah nilai tambah. Cepat atau lambat, manfaat ini akan dirasakan oleh pelanggan, tergantung pada kecepatan penerimaan digital oleh pelanggan.

Sebagai informasi, PT BTPN Syariah Ventura sendiri mendapat izin operasional pada 20 Mei 2022 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BTPN Syariah Ventura memiliki modal dasar sebesar Rp 500 miliar, dan modal disetor penuh sebesar Rp 300 miliar.

BTPN Syariah Ventura memiliki dua pemegang saham, BTPN Syariah memiliki 99% saham, sedangkan BTPN Syariah PT Bank induk perusahaan BTPN tbk (BTPN) memiliki 1% sisanya.

Tak lama setelah diluncurkan, BTPN Syariah Ventura mengumumkan pendanaan untuk Startup E-Commerce Pedesaan Dagangan senilai 6,6 juta atau setara 0,4 95,4 miliar.

Startup yang berbasis di Yogyakarta ini menggunakan key ghost model dalam operasional bisnisnya. Dagangan membangun supply center atau pusat kinerja kecil (persimpangan) untuk kebutuhan dasar antara perkotaan 3-4 pedesaan tingkat, yang akan membuat biaya logistik lebih efisien untuk mikro ekstrim.

Lihat berita lainnya artikel di Google Berita

Tonton video yang dipilih di bawah ini.

Konten Premium Nikmati konten premium untuk informasi lebih mendalam. Masuk / Daftar:

Memulai bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.